Total Data: 1800
مسند الشافعي 126: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ، عَنْ يُونُسَ، عَنِ الْحَسَنِ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الْمُؤَذِّنُونَ أُمَنَاءُ النَّاسِ عَلَى صَلَاتِهِمْ» , وَذَكَرَ مَعَهَا غَيْرَهَا
Musnad Syafi'i 126: Abdul Wahab mengabarkan kepada kami dari Yunus, dari Al Hasan bahwa Nabi SAW pernah bersabda, "Para muadzin adalah kepercayaan orang-orang dalam shalat mereka.” Dan disebutkan pula hal yang lainnya.133 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 127: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الْأَئِمَّةُ ضُمَنَاءُ، وَالْمُؤَذِّنُونَ أُمَنَاءُ، فَأَرْشَدَ اللَّهُ الْأَئِمَّةَ، وَغَفَرَ لِلْمُؤَذِّنِينَ»
Musnad Syafi'i 127: Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami dari Suhail bin Abu Shalih dari ayahnya, dari Abu Hurairah bahwa Nabi SAW pernah bersabda, ”Para imam adalah orang-orang yang menjamin dan para muadzin adalah orang-orang yang dipercaya, maka Allah memberikan hidayah kepada para imam dan memberikan ampunan kepada muadzin."134 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 128: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي صَعْصَعَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ قَالَ لَهُ: إِنِّي أَرَاكَ تُحِبُّ الْغَنَمَ وَالْبَادِيَةَ، فَإِذَا كُنْتَ فِي غَنَمِكَ أَوْ بَادِيَتِكَ فَأَذَّنْتَ بِالصَّلَاةِ فَارْفَعْ صَوْتَكَ؛ فَإِنَّهُ لَا يَسْمَعُ صَدَى صَوْتِكَ جِنٌّ وَلَا إِنْسٌ وَلَا شَيْءٌ إِلَّا شَهِدَ لَكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. قَالَ أَبُو سَعِيدٍ: سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Musnad Syafi'i 128: Malik mengabarkan kepada kami dari Abdurrahman bin Abdullah bin Abu Sha'sha'ah, dari ayahnya bahwa Abu Sa'id Al Khudri pernah berkata kepadanya, “Sesungguhnya aku melihatmu menyukai ternak dan kambingmu serta daerah pedalamanmu. Untuk itu, apabila kamu berada di tengah ternak kambingmu atau di daerah pedalamanmu, lalu engkau menyerukan adzan shalat, maka keraskanlah suaramu. Karena sesungguhnya tidak sekali-kali Jin, manusia dan sesuatu mendengar sejauh suaramu mengumandang kecuali semuanya akan bersaksi untukmu di hari Kiamat.” 135 Abu Sa'id berkata, “Aku mendengar dari Rasulullah SAW.” (musnad_syafii)
مسند الشافعي 129: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُ الْمُؤَذِّنَ إِذَا كَانَتْ لَيْلَةٌ بَارِدَةٌ ذَاتُ رِيحٍ يَقُولُ: «أَلَا صَلُّوا فِي الرِّحَالِ»
Musnad Syafi'i 129: Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar, ia mengatakan: Dahulu Nabi SAW sering memerintahkan kepada muadzin -bila malam terasa sangat dingin dan berangin kencang- untuk menyerukan, "Ingatlah, shalatlah kalian di dalam rumah-rumah kalian!”136 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 130: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا سَمِعْتُمُ النِّدَاءَ فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ الْمُؤَذِّنُ»
Musnad Syafi'i 130: Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Atha bin Yazid, dari Abu Sa'id Al Khudri bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, "Apabila kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin.”137 (musnad_syafii)