Total Data: 1800
مسند الشافعي 146: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ خُثَيْمٍ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ رِفَاعَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ مُعَاوِيَةَ قَدِمَ الْمَدِينَةَ فَصَلَّى بِهِمْ وَلَمْ يَقْرَأْ {بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} [الْفَاتِحَة: 1] ، وَلَمْ يُكَبِّرْ إِذَا خَفَضَ وَإِذَا رَفَعَ، فَنَادَاهُ الْمُهَاجِرُونَ حِينَ سَلَّمَ وَالْأَنْصَارُ: أَيْ مُعَاوِيَةُ، سَرَقْتَ صَلَاتَكَ، أَيْنَ {بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} [الْفَاتِحَة: 1] ، وَأَيْنَ التَّكْبِيرُ إِذَا خَفَضْتَ وَإِذَا رَفَعْتَ؟ فَصَلَّى بِهِمْ صَلَاةً أُخْرَى فَقَالَ ذَلِكَ فِيهَا الَّذِي عَابُوا عَلَيْهِ.
Musnad Syafi'i 146: Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Utsman bin Khaitsam mengabarkan kepadaku dari Ismail bin Ubaid bin Rifa'ah, dari ayahnya: Bahwa Muawiyah tiba di Madinah, lalu ia shalat bersama mereka tetapi tidak membaca “Bismillahirrahmaanirrahiim”, tidak pula mengucapkan takbir di saat merundukkan tubuhnya, juga di saat mengangkatnya. Setelah salam, ia diperingatkan oleh kalangan Muhajirin dan Anshar, “Hai Muawiyah! Apakah engkau mencuri shalatmu, di mana “Bismillahirrahmaanirrahiim” dan di mana pula takbirmu saat engkau merundukkan tubuh dan saat mengangkatnya?” Lalu ia melakukan shalat lainnya bersama mereka, tetapi kali ini ia mengucapkan hal tersebut yang membuat mereka menegurnya.153 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 147: أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُثْمَانَ بْنِ خُثَيْمٍ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ رِفَاعَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ مُعَاوِيَةَ، وَالْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ، أَوْ مِثْلَ مَعْنَاهُ لَا يُخَالِفُهُ، وَأَحْسِبُ هَذَا الْإِسْنَادَ أَحْفَظَ مِنَ الْإِسْنَادِ الْأَوَّلِ
Musnad Syafi'i 147: Yahya bin Sulaim mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Utsman bin Khaitsam, dari Ismail bin Ubaid bin Rifa'ah, dari ayahnya, dari Muawiyah, kaum Muhajirin dan kaum Anshar tentang hal yang semisal atau semakna dengannya tidak bertentangan. Menurutku sanad riwayat ini lebih baik daripada sanad riwayat pertama.154 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 148: أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، وَعَبْدُ الْمَجِيدِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، أَنَّهُ كَانَ لَا يَدَعُ {بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} [الْفَاتِحَة: 1] لِأُمِّ الْقُرْآنِ وَالسُّورَةِ الَّتِي بَعْدَهَا
Musnad Syafi'i 148: Muslim dan Abdul Majid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Nafi', dari Ibnu 'Umar RA: Bahwa Ia tidak pernah meninggalkan bacaan: {Bismillahirrahmaanirrahiim}, untuk Ummul Qur'an dan surah sesudahnya.155 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 149: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ، وَأَبِي سَلَمَةَ، أَنَّهُمَا أَخْبَرَاهُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا أَمَّنَ الْإِمَامُ فَأَمِّنُوا؛ فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ» . قَالَ ابْنُ شِهَابٍ: وَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «آمِينَ»
Musnad Syafi'i 149: Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Sa'id bin Al Musayyab dan Abu Salamah, keduanya mengabarkan kepadanya dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Apabila imam mengucapkan 'Amin' maka ucapkan pula 'Amin' oleh kalian, karena sesungguhnya barangsiapa yang bacaan 'Amin'-nya berbarengan dengan bacaan 'Amin' para malaikat, maka diampunilah baginya dosa-dosanya yang terdahulu.”156 Ibnu Syihab berkata, "Dan nabi SAW bersabda, 'Amin'.” (musnad_syafii)
مسند الشافعي 150: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، أَخْبَرَنِي سُمَيٌّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " إِذَا قَالَ الْإِمَامُ: {غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ} [الْفَاتِحَة: 7] فَقُولُوا: آمِينَ؛ فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ "
Musnad Syafi'i 150: Malik mengabarkan kepada kami, Sumai mengabarkan kepadaku dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Apabila imam mengucapkan 'Ghairil maghduubi 'alaihim waladh-dhaalliin', maka ucapkanlah oleh kalian 'Amin', Karena sesungguhnya barangsiapa yang ucapan (Amin)nya bersesuaian dengan ucapan para malaikat, maka diampuni baginya dosa-dosanya yang terdahulu.”157 (musnad_syafii)