Hadits Musnad Syafi'i.

RESET

Total Data: 1800

Nomer Hadits : 1606

مسند الشافعي 1606: أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ، عَنْ أَبِيهِ، فِي الْكِتَابِ الَّذِي كَتَبَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِعَمْرِو بْنِ حَزْمٍ: «وَفِي الْأَنْفِ إِذَا أُوعِيَ جَدْعًا مِائَةٌ مِنَ الْإِبِلِ، وَفِي الْمَأْمُومَةِ ثُلُثُ النَّفْسِ، وَفِي الْجَائِفَةِ مِثْلُهَا، وَفِي الْعَيْنِ خَمْسُونَ، وَفِي الْيَدِ خَمْسُونَ، وَفِي الرِّجْلِ خَمْسُونَ، وَفِي كُلِّ أُصْبُعٍ مِمَّا هُنَالِكَ عَشْرٌ مِنَ الْإِبِلِ، وَفِي السِّنِّ خَمْسٌ، وَفِي الْمُوضِحَةِ خَمْسٌ»

Musnad Syafi'i 1606: Malik bin Anas mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Abu Bakar, dari ayahnya: Bahwa di dalam surat Rasulullah yang ditujukan kepada Amr bin Hazm mengenai hidung apabila terpotong, diyatnya berupa 100 unta, dan pada luka yang mencapai batok otak diyatnya 1/3 jiwa, pada tusukan yang melukai hingga batok dan tulang dalam seperti itu juga, dan pada mata diyatnya 50, dan pada tangan 50, pada kaki 50, dan pada setiap jari 10 unta, dan pada gigi 5 dan pada luka yang menampakkan tulang diyatnya 5 unta. 834 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 1607

مسند الشافعي 1607: أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ، عَنْ نَافِعِ بْنِ أَبِي نَافِعٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا سَبَقَ إِلَّا فِي نَصِلٍ أَوْ حَافِرٍ أَوْ خُفٍّ»

Musnad Syafi'i 1607: Ibnu Abu Fudaik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Dzi'b, dari Nafi', dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah telah bersabda, "Tiada perlombaan selain dalam hal memanah, berkuda atau adu lari unta."835 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 1608

مسند الشافعي 1608: أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ، عَنْ عَبَّادِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا سَبَقَ إِلَّا فِي حَافِرٍ أَوْ خُفٍّ»

Musnad Syafi'i 1608: Ibnu Abu Fudaik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Dzi'b, dari Abbad bin Abu Shalih, dari ayahnya, dari Abu Hurairah bahwa Nabi telah bersabda, "Tidak ada perlombaan selain dalam berkuda dan adu lari unta."836 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 1609

مسند الشافعي 1609: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَابَقَ بَيْنَ الْخَيْلِ الَّتِي قَدْ أُضْمِرَتْ

Musnad Syafi'i 1609: Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar , ia menceritakan: Rasulullah mempertandingkan balapan di antara kuda-kuda yang telah dipersiapkan untuk adu cepat berlari. 837 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 1610

مسند الشافعي 1610: أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ، عَنِ أَبِي لَيْلَى عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَهْلٍ، عَنْ سَهْلِ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ، أَنَّهُ أَخْبَرَهُ رِجَالٌ مِنْ كُبَرَاءِ قَوْمِهِ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ سَهْلِ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ وَمُحَيِّصَةَ خَرَجَا إِلَى خَيْبَرَ مِنْ جَهْدٍ أَصَابَهُمَا فَتَفَرَّقَا فِي حَوَائِجِهِمَا، فَأَتَى مُحَيِّصَةُ فَأُخْبِرَ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ سَهْلٍ قَدْ قُتِلَ وَطُرِحَ فِي فَقِيرٍ أَوْ عَيْنٍ، فَأَتَى يَهُودَ فَقَالَ: أَنْتُمْ وَاللَّهِ قَتَلْتُمُوهُ، فَقَالُوا: وَاللَّهِ مَا قَتَلْنَاهُ، فَأَقْبَلَ حَتَّى قَدِمَ عَلَى قَوْمِهِ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُمْ، فَأَقْبَلَ هُوَ [ص:350] وَأَخُوهُ حُوَيِّصَةُ، وَهُوَ أَكْبَرُ مِنْهُ، وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَهْلٍ أَخُو الْمَقْتُولِ فَذَهَبَ مُحَيِّصَةُ يَتَكَلَّمُ وَهُوَ الَّذِي كَانَ بِخَيْبَرَ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِمُحَيِّصَةَ: «كَبِّرْ كَبِّرْ» . يُرِيدُ السِّنَّ، فَتَكَلَّمَ حُوَيِّصَةُ ثُمَّ تَكَلَّمَ مُحَيِّصَةُ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِمَّا أَنْ يَدُوا صَاحِبَكُمْ وَإِمَّا أَنْ يُؤْذَنُوا بِحَرْبٍ» . فَكَتَبَ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذَلِكَ، فَكَتَبُوا: إِنَّا وَاللَّهِ مَا قَتَلْنَاهُ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحُوَيِّصَةَ وَمُحَيِّصَةَ وَعَبْدِ الرَّحْمَنِ: «تَحْلِفُونَ وَتَسْتَحِقُّونَ دَمَ صَاحِبِكُمْ؟» قَالُوا: لَا، قَالَ: «فَتَحْلِفُ يَهُودُ» . قَالُوا: لَا، لَيْسُوا مُسْلِمَيْنَ، فَوَدَاهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ عِنْدِهِ فَبَعَثَ إِلَيْهِمْ بِمِائَةِ نَاقَةٍ حَتَّى أُدْخِلَتْ عَلَيْهِمُ الدَّارَ، فَقَالَ سَهْلٌ: لَقَدْ رَكَضَنِي مِنْهَا نَاقَةٌ حَمْرَاءُ

Musnad Syafi'i 1610: Malik bin Anas mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Laila bin Abdullah bin Abdurrahman, dari Sahi bin Abu Khatsmah yang telah menceritakan kepadanya (Ibnu Abu Laila), juga kepada kaum lelaki dari kalangan pembesar-pembesar kaumnya: Abdullah bin Sahl bin Abu Khatsmah dan Muhayashah berangkat menuju tanah Khaibar karena kemiskinan yang disilaminya. Lalu keduanya berpisah menuju tempat keperluan masing-masing. Kemudian Muhayashah tiba dan membawa berita bahwa Abdullah bin Sahl telah terbunuh, sedangkan jenazahnya dibuang di sumur atau mata air. Lalu Muhayashah mendatangi orang-orang Yahudi dan berkata, "Kalian, demi Allah, telah membunuhnya." Mereka menjawab, "Demi Allah, kami tidak membunuhnya." Muhayashah pulang hingga sampai di kalangan kaumnya, kemudian menceritakan hal tersebut. Lalu dia dan Huwayashah —saudara yang tertuanya— serta Abdurrahman bin Sahl —saudara si terbunuh— datang menghadap, maka berbicaralah Muhayashah yang ada bersamanya (si terbunuh) ketika di Khaibar. Tetapi Rasulullah bersabda kepada Muhayashah, "Bicaralah yang lebih besar dahulu." Beliau bermaksud yang lebih tua umurnya. Maka Huwayashah berbicara, sesudah itu baru Muhayashah. Rasulullah bersabda, "Adakalanya kalianlah yang membayar diyat saudara kalian atau perang dimaklumatkan terhadap mereka (orang-orang Yahudi)." Lalu Rasulullah menulis surat kepada mereka (orang-orang Yahudi Khaibar) mengenai masalah tersebut, dan mereka menjawab dengan surat pula. "Sesungguhnya kami, demi Allah, tidak membunuhnya." Maka Rasulullah bersabda kepada Huwayashah dan Muhayashah serta Abdurrahman, "Maukah kalian bersumpah, lalu kalian berhak memperoleh diyat saudara kalian?" Mereka menjawab, "Tidak mau." Nabi bersabda, "Kalau begitu, orang-orang Yahudilah yang bersumpah terhadap kalian." Mereka (bertiga) menjawab, "Jangan, mereka bukanlah orang-orang muslim." Akhirnya, Rasulullah yang membayarkan diyatnya dari sisinya, dan beliau mengirimkan kepada mereka (bertiga) 100 ekor unta. Ketika ternak unta itu diserahkan di kampung halaman mereka, Sahl berkata, "Sesungguhnya salah seekor unta tersebut ada yang menendangku, yaitu unta yang merah."838 (musnad_syafii)