Total Data: 1800
مسند الشافعي 166: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ: أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ إِذَا كَانَ سَاجِدًا، أَلَمْ تَرَ إِلَى قَوْلِهِ: {وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ} [العلق: 19]
Musnad Syafi'i 166: Ibnu Uyainah menceritakan kepada kami dari Ibnu Abu Najih, dari Mujahid, ia mengatakan: Saat yang paling dekat bagi searang hamba dengan Allah SWT hanyalah di saat ia sedang sujud. Tidakkah engkau memikirkan firman-Nya, “Dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Allah).” (QS. Al 'Alaq: 19) 172 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 167: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَلْحَلَةَ، أَنَّهُ سَمِعَ عَبَّاسَ بْنَ سَهْلٍ يُخْبِرُ عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ السَّاعِدِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَلَسَ فِي السَّجْدَتَيْنِ ثَنَى رِجْلَهُ الْيُسْرَى فَجَلَسَ عَلَيْهَا، وَنَصَبَ قَدَمَهُ الْيُمْنَى، فَإِذَا جَلَسَ فِي الْأَرْبَعِ أَمَاطَ رِجْلَيْهِ عَنْ رُكُوعِهِ وَأَفْضَى بِمِقْلَاتِهِ الْأَرْضَ، وَنَصَبَ وَرِكَهُ الْيُمْنَى
Musnad Syafi'i 167: Ibrahim bin Muhammad bin Amr bin Halhalah mengabarkan kepada kami bahwa ia pernah mendengar Abbas bin Sahl mengabarkan hadis berikut dari Abu Humaid As-Sa'idi , ia berkata, “Rasulullah apabila duduk di antara dua sujud, beliau melipat kaki kirinya dan duduk di atasnya serta menegakkan telapak kaki kanannya. Apabila beliau duduk dalam rakaat yang keempat, maka beliau menjauhkan kedua kakinya dari pangkal pahanya, lalu mendudukkan pantatnya di tanah dan menegakkan pangkal paha kanannya.”.173 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 168: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ مُسْلِمِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمَعَافِرِيِّ قَالَ: رَآنِي ابْنُ عُمَرَ وَأَنَا أَعْبَثُ بِالْحَصَى، فَلَمَّا انْصَرَفَ نَهَانِي وَقَالَ: اصْنَعْ كَمَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ، فَقُلْتُ: وَكَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ؟ قَالَ: كَانَ إِذَا جَلَسَ فِي الصَّلَاةِ وَضَعَ كَفَّهُ الْيُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى وَقَبَضَ أَصَابِعَهُ كُلَّهَا وَأَشَارَ بِأُصْبُعِهِ الَّتِي تَلِي الْإِبْهَامَ، وَوَضَعَ كَفَّهُ الْيُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُسْرَى
Musnad Syafi'i 168: Malik mengabarkan kepada kami dari Muslim bin Abu Maryam, dari Ali bin Abdurrahman Al Mu'afiri, ia mengatakan: Ibnu Umar pernah melihatku sedang memainkan batu kerikil, yakni— dalam shalat—. Setelah salam, ia melarangku —berbuat demikian-. Ia berkata, ""Lakukanlah seperti apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah .” Aku bertanya,. “Bagaimanakah cara yang pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW?” Ibnu Umar menjawab, “Nabi apabila duduk dalam shalat, beliau meletakkan telapak tangan kanan di atas paha kanannya dan menggenggam semua jarinya serta mengisyaratkan dengan jari telunjuk yang bersebelahan dengan jari jempol, dan meletakkan telapak tangan kiri di atas paha kirinya.”174 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 169: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ قَالَ: جَاءَنَا مَالِكُ بْنُ الْحُوَيْرِثِ فَصَلَّى فِي مَسْجِدِنَا، قَالَ: وَاللَّهِ إِنِّي لِأُصَلِّي وَمَا أُرِيدُ الصَّلَاةَ، وَلَكِنْ أُرِيدُ أَنْ أُرِيَكُمْ كَيْفَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي. فَذَكَرَ أَنَّهُ يَقُومُ مِنَ الرَّكْعَةِ الْأُولَى، وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَنْهَضَ قُلْتُ: كَيْفَ؟ قَالَ: مِثْلَ صَلَاتِي هَذِهِ
Musnad Syafi'i 169: Abdul Wahab Ats-Tsaqafi mengabarkan kepada kami dari Ayyub, dari Abu Qilabah, ia mengatakan: Malik bin Al Huwairits pernah datang kepada kami, lalu shalat di masjid kami. Ia berkata, “Demi Allah, sesungguhnya aku benar-benar akan shalat, padahal aku tidak menghendaki shalat melainkan hanya ingin memperagakan shalat Rasulullah yang pernah aku lihat kepada kalian.” Kemudian Abu Qilabah melanjutkan kisahnya bahwa ia (Malik bin Al Huwairits) berdiri dari rakaat pertama. (Abu Qilabah memotong), “Apabila beliau hendak berdiri, coba ceritakan kepadaku bagaimana caranya!” Malik bin Al Huwairits menjawab, “Seperti shalatku ini.” 175 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 170: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ، عَنْ خَالِدٍ الْخُزَاعِيِّ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ بِمِثْلِهِ، غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ: وَكَانَ مَالِكٌ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ السَّجْدَةِ الْأَخِيرَةِ فِي الرَّكْعَةِ الْأُولَى فَاسْتَوَى قَاعِدًا أَقَامَ وَاعْتَمَدَ عَلَى الْأَرْضِ
Musnad Syafi'i 170: Abdul Wahab mengabarkan kepada kami dari Khalid Al Khuza'i, dari Abu Qilabah tentang hal yang semisal, hanya saja ia berkata, “Malik bila mengangkat kepalanya dari sujud akhir dalam rakaat pertama, ia terlebih dahidu duduk tegak dan bertopang pada tanah”. 176 (musnad_syafii)