Total Data: 1800
مسند الشافعي 236: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، أَنَّهُ سَمِعَ عَمْرَو بْنَ دِينَارٍ، يَقُولُ: سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، يَقُولُ: كَانَ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ يُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ أَوِ الْعَتَمَةَ ثُمَّ يَرْجِعُ فَيُصَلِّيهَا بِقَوْمِهِ فِي بَنِي سَلِمَةَ. قَالَ: فَأَخَّرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَصَلَّى مُعَاذٌ مَعَهُ ثُمَّ رَجَعَ فَأَمَّ قَوْمَهُ فَقَرَأَ بِسُورَةِ الْبَقَرَةِ، فَتَنَحَّى رَجُلٌ مِنْ خَلْفِهِ فَصَلَّى وَحْدَهُ، فَقَالُوا لَهُ: أَنَافَقْتَ؟ قَالَ: لَا، وَلَكِنِّي آتِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَتَاهُ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّكَ أَخَّرْتَ الْعِشَاءَ، وَإِنَّ مُعَاذًا صَلَّى مَعَكَ ثُمَّ رَجَعَ فَأَمَّنَا فَافْتَتَحَ بِسُورَةِ الْبَقَرَةِ، فَلَمَّا رَأَيْتُ ذَلِكَ تَأَخَّرْتُ فَصَلَّيْتُ، وَإِنَّمَا نَحْنُ أَصْحَابُ نَوَاضِحَ نَعْمَلُ بِأَيْدِينَا، فَأَقْبَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى مُعَاذٍ فَقَالَ: «أَفَتَّانٌ أَنْتَ يَا مُعَاذُ، أَفَتَّانٌ أَنْتَ يَا مُعَاذُ؟ اقْرَأْ بِسُورَةِ كَذَا وَسُورَةِ كَذَا»
Musnad Syafi'i 236: Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami bahwa ia pernah mendengar Amr bin Dinar mengatakan: Aku pernah mendengar Jabir bin Abdullah berkata, “Mu'adz melakukan shalat bersama Rasulullah , yaitu shalat Isya atau shalat 'Atamah. Kemudian Mu'adz kembali dan shalat lagi bereama kaumnya di kampung Bani Salamah.” Jabir bin Abdullah melanjutkan kisahnya, “Dan di suatu malam Rasulullah mengakhirkan shalat Isya.” Jabir bin Abdullah melanjutkan kisahnya kembali, “Maka Mu'adz shalat bersamanya, kemudian kembali dan mengimami kaumnya, ia membaca surah Al Baqarah. Maka ada seorang lelaki mundur di belakangnya, lalu menyelesaikan shalatnya sendirian. Mereka berkata kepada lelaki itu, 'Apakah engkau seorang munafik?' Lelaki itu menjawab, 'Tidak, tetapi aku akan mendatangi Rasulullah '. lelaki itu datang kepada Rasulullah dan berkata, 'Wahai Rasulullah ! Sesungguhnya engkau pernah mengakhirkan shalat Isya, dan Mu'adz shalat bersamamu, kemudian ia kembali dan mengimami kami. Ia membukanya dengan bacaan surah Al Baqarah. Ketika aku melihatnya berbuat demikian, terpaksa aku mundur dan menyelesaikan shalatku sendirian. Sesungguhnya kami hanya para pemberi minum ternak, kami bekerja dengan tangan kami sendiri'. Maka Nabi datang kepada Mu'adz dan bersabda, 'A[akah engkau tukang fitnah, hai Mu'adz, apakah engkau tukang fitnah? Bacalah surah anu dan surah anu'.”242 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 237: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، مِثْلَهُ، وَزَادَ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ: «اقْرَأْ بِ سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى، وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى، وَالسَّمَاءِ وَالطَّارِقِ وَنَحْوِهَا» قَالَ سُفْيَانُ: فَقُلْتُ لِعَمْرٍو: إِنَّ أَبَا الزُّبَيْرِ يَقُولُ: قَالَ لَهُ: " اقْرَأْ بِ سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى [ص:57]، وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى، وَالسَّمَاءِ وَالطَّارِقِ قَالَ عَمْرٌو: هُوَ هَذَا، أَوْ هُوَ نَحْوَهُ
Musnad Syafi'i 237: Sufyan mengabarkan kepada kami bahwa Abu Az-Zubair menceritakan kepada kami dari Jabir dengan redaksi yang semisalnya hanya saja di dalamnya ditambahkan: Nabi bersabda kepadanya, “Bacalah: Sabbihisma rabbikal a‘laa (Surat Al A’la), Wal-laili idzaa yaghsyaa (surah Al-Lail), Wassamaa'i wath-thaariq (surah Ath-Thaariq), dan surah lain yang sejenis." Sufyan mengatakan: Maka aku berkata kepada Amr bahwa Abu Zubair pernah mengatakan bahwa Nabi bersabda kepada Mu’adz, “Bacalah: Sabbihisma rabbikal a’laa, Wal-laili idzaa yaghsyaa, dan Was-samaa’i wath-thaariq.” Amr menjawab, "Hadis itu sama dengan hadis ini atau ia adalah serupa dengannya.” 243 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 238: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَجِيدِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، قَالَ الرَّبِيعُ: قِيلَ لِي: هُوَ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، وَلَمْ يَكُنْ عِنْدِي ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ جَابِرٍ قَالَ: كَانَ مُعَاذٌ يُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ ثُمَّ يَنْطَلِقُ إِلَى قَوْمِهِ فَيُصَلِّيهَا، هِيَ لَهُ تَطَوَّعٌ وَهِيَ لَهُمْ مَكْتُوبَةٌ الْعِشَاءُ
Musnad Syafi'i 238: Abdul Majid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, Ar-Rabi' mengatakan: Pernah dikatakan kepadaku bahwa hadis ini dari Ibnu Juraij -sedangkan aku tidak mempunyai riwayat Ibnu Juraij- dari Amr-bin Dinar, dari Jabir yang menceritakan: Mu'adz shalat Isya bersama Nabi , kemudian ia pulang kepada kaumnya dan melakukan shalat lagi (sebagai imam). Shalat itu sunah bagi Mu'adz dan fardhu Isya bagi mereka. 244 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 239: أَنْبَأَنِي ابْنُ عُلَيَّةَ، أَوْ غَيْرُهُ، عَنْ يُونُسَ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنْ جَابِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِالنَّاسِ صَلَاةَ الظُّهْرِ فِي الْخَوْفِ بِبَطْنِ نَخْلٍ، فَصَلَّى بِطَائِفَةٍ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ، ثُمَّ جَاءَتْ طَائِفَةٌ أُخْرَى فَصَلَّى بِهِمْ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ
Musnad Syafi'i 239: Orang yang dapat dipercaya mengabarkan kepada kami, Ibnu Ulaiyah atau yang lainnya memteritahukan kepada kami, dari Yunus dari Al Hasan dari Jabir: Sesungguhnya Nabi pernah melaksanakan shalat khauf Zhuhur di pelataran kebun kurma, kemudian beliau melaksanakan shalat dengan sekelompok orang dua rekaat lalu salam kemudian sekelompok lagi datang kemudian beliau shalat dengan mereka dua rakaat lalu salam.“ 245 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 240: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مِقْسَمٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ، أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ، كَانَ يُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ ثُمَّ يَرْجِعُ إِلَى قَوْمِهِ فَيُصَلِّي بِهِمُ الْعِشَاءَ، وَهِيَ لَهُ نَافِلَةٌ
Musnad Syafi'i 240: Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami dari Ibnu Ajlan, dari- Ubaidillah bin Miqsam, dari Jabir bin Abdullah Al Anshari: Bahwa Mu'adz bin Jabal selalu shalat Isya bersama Nabi , kemudian ia kembali kepada kaumnya dan shalat Isya lagi bersama mereka; shalat tersebut merupakan shalat sunah baginya 246 (musnad_syafii)