Hadits Musnad Syafi'i.

RESET

Total Data: 1800

Nomer Hadits : 261

مسند الشافعي 261: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَبِي عُبَيْدٍ، مَوْلَى ابْنِ أَزْهَرَ قَالَ: شَهِدْتُ الْعِيدَ مَعَ عَلِيٍّ، وَعُثْمَانُ مَحْصُورٌ

Musnad Syafi'i 261: Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari ubaid mantan budak Ibnu Azhar, ia berkata, “aku pernah menyaksikan hari raya bersama Ali dan Utsman.” 267 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 262

مسند الشافعي 262: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي خَالِدُ بْنُ رَبَاحٍ، عَنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ حَنْطَبٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي الْجُمُعَةَ إِذَا فَاءَ الْفَيْءُ قَدْرَ ذِرَاعٍ أَوْ نَحْوِهِ

Musnad Syafi'i 262: Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Khalid bin Rabah menceritakan kepadaku dari Al Muthalib bin Hanthab: Bahwa Nabi selalu melakukan shalat Jum'at saat bayangan suatu naungan berbalik satu hasta atau sama dengan satu hasta. 268 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 263

مسند الشافعي 263: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ يُوسُفَ بْنِ مَاهَكٍ قَالَ: قَدِمَ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ عَلَى أَهْلِ مَكَّةَ وَهُمْ يُصَلُّونَ الْجُمُعَةَ وَالْفَيْءُ فِي الْحِجْرِ فَقَالَ: فَلَا تُصَلُّوا حَتَّى تَفِيءَ الْكَعْبَةُ مِنْ وَجْهِهَا

Musnad Syafi'i 263: Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Yusuf bin Mahik, ia mengatakan: Mu'adz bin Jabal tiba di Makkah saat penduduknya sedang mengerjakan shalat Jum'at, sedangkan bayangan (Ka'bah) sampai di Hijir (Ismail). Maka ia berkata, “Janganlah kalian shalat sebelum bayangan Ka'bah berbalik dari arah mukanya!” 269 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 264

مسند الشافعي 264: أَخْبَرَنَا الثِّقَةُ عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنِ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ، أَنَّ الْأَذَانَ، كَانَ أَوَّلُهُ لِلْجُمُعَةِ حِينَ يَجْلِسُ الْإِمَامُ عَلَى الْمِنْبَرِ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ، فَلَمَّا كَانَ [ص:62] خِلَافَةُ عُثْمَانَ وَكَثُرَ النَّاسُ أَمَرَ عُثْمَانُ بِأَذَانٍ ثَانٍ فَأُذِّنَ بِهِ، فَثَبَتَ الْأَمْرُ عَلَى ذَلِكَ وَكَانَ عَطَاءٌ يُنْكِرُ أَنْ يَكُونَ أَحْدَثَهُ عُثْمَانُ وَيَقُولُ: «أَحْدَثَهُ مُعَاوِيَةُ» ، وَاللَّهُ أَعْلَمُ

Musnad Syafi'i 264: Orang yang dapat dipercaya mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri dari As-Sa'ib bin Yazid, bahwa kumandang adzan pada awalnya adalah untuk shalat jum'at pada zaman Rasulullah , Abu Bakar dan Umar, yaitu saat imam duduk di atas minbar, namun ketika kekhalifahan Utsman, dan banyaknya para jamaah, Utsman memerintahkan untuk mengumandangkan adzan kedua, lalu dikumandangkanlah adzan dan perintah tetap seperti itu. Dalam hal ini Atha' mengingkari jika ada yang mengatakan bahwa Utsman telah membuat hal baru, dan ia berkata, "Mu'awiyah yang telah membuat hal baru." Wallahu a'lam. 270 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 265

مسند الشافعي 265: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا كَانَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ كَانَ عَلَى كُلِّ بَابٍ مِنْ أَبْوَابِ الْمَسْجِدِ مَلَائِكَةٌ يَكْتُبُونَ النَّاسَ عَلَى مَنَازِلِهِمُ الْأَوَّلُ فَالْأَوَّلُ، فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ طُوِيَتِ الصُّحُفُ وَاسْتَمَعُوا الْخُطْبَةَ، وَالْمُهَجِّرُ إِلَى الصَّلَاةِ كَالْمُهْدِي بَدَنَةً، ثُمَّ الَّذِي يَلِيهِ كَالْمُهْدِي بَقَرَةً، ثُمَّ الَّذِي يَلِيهِ كَالْمُهْدِي كَبْشًا» . حَتَّى ذَكَرَ الدَّجَاجَةَ وَالْبَيْضَةَ

Musnad Syafi'i 265: Sufyan menceritakan kepada kami dari Az-Zuhri' dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah , ia mengatakan: Rasulullah pernah bersabda, “Apabila hari Jum'at, maka pada tiap-tiap pintu masjid terdapat malaikat. Mereka mencatat orang- orang menurut kedudukannya masing-masing, yang pertama dicatat paling dahulu. Apabila imam muncul, maka semua catatan lembaran dilipat, dan mereka mendengarkan khutbah. Orang yang segera datang ke tempat shalat sama dengan mengurbankan seekor unta, kemudian yang mengiringinya sama dengan mengurbankan seekor sapi, kemudian yang mengiringinya lagi sama dengan orang yang mengurbankan seekor kambing." Hingga beliau menuturkan seekor ayam dan sebutir telur. 271 (musnad_syafii)