Total Data: 1800
مسند الشافعي 356: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ، سَمِعْتُ عَبَّادَ بْنَ تَمِيمٍ، يُخْبِرُ عَنْ عَمِّهِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ الْمَازِنِيِّ قَالَ: خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْمُصَلَّى يَسْتَسْقِي، فَاسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ، وَحَوَّلَ رِدَاءَهُ، وَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ
Musnad Syafi'i 356: Sufyan mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Abu Bakar menceritakan kepada kami bahwa ia pernah mendengar Abbad bin Tamim mengabarkan hadis berikut dari pamannya yang bernama Abdullah bin Zaid Al Mazini, ia berkata, “Rasulullah berangkat menuju tempat shalat untuk melakukan shalat Istisqa, maka beliau menghadap ke arah kiblat dan memindahkan kain selendangnya, lalu shalat 2 rakaat.” 362 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 357: أَخْبَرَنِي مَنْ لَا أَتَّهِمُ، عَنْ صَالِحٍ مَوْلَى التَّوْأَمَةِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَسْقَى بِالْمُصَلَّى فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ
Musnad Syafi'i 357: Orang yang tidak aku curigai mengabarkan kepada kami dari Shalih mantan budak At-Tauamah, dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW melakukan shalat Istisqa di mushalla (lapangan), lalu beliau shalat dua rakaat.” (musnad_syafii)
مسند الشافعي 358: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، أَخْبَرَنِي خَالِدُ بْنُ رَبَاحٍ، عَنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ حَنْطَبٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ عِنْدَ الْمَطَرِ: «اللَّهُمَّ سُقْيَا رَحْمَةٍ، لَا سُقْيَا عَذَابٍ، وَلَا هَدْمٍ وَلَا غَرَقٍ، اللَّهُمَّ عَلَى الظِّرَابِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ، اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا»
Musnad Syafi'i 358: Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Khalid bin Rabah mengabarkan kepadaku dari Al Muththalib bin Hanthab bahwa Nabi pernah berdoa ketika hujan turun, “Ya Allah semoga hujan rahmat, bukan hujan adzab; bukan malapetaka, bukan yang meruntuhkan, bukan pula yang menenggelamkan. Ya Allah, semoga (diturunkan) di atas bukit-bukit dan tempat-tempat tumbuhnya pepohonan. Ya Allah, semoga (diturunkan) di sekitar kami, bukan atas kami. ”364 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 359: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ الدَّرَاوَرْدِيُّ، عَنْ عُمَارَةَ بْنِ غَزِيَّةَ، عَنْ عَبَّادِ بْنِ تَمِيمٍ قَالَ: اسْتَسْقَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهِ خَمِيصَةٌ لَهُ سَوْدَاءُ، فَأَرَادَ أَنْ يَأْخُذَ بِأَسْفَلِهَا فَيَجْعَلَهُ أَعْلَاهَا، فَلَمَّا ثَقُلَتْ عَلَيْهِ قَلَبَهَا عَلَى عَاتِقِهِ
Musnad Syafi'i 359: Abdul Aziz bin Muhammad Ad-Darawardi mengabarkan kepada kami dari Umarah bin Ghaziyah, dari Abbad bin Tamim, ia berkata, “Rasulullah melakukan shalat Istisqa' dengan memakai baju khamishah berwarna hitam. Beliau bermaksud menarik bagian bawahnya untuk diletakkan pada bagian atasnya. Tetapi ketika pakaian itu terasa berat, maka beliau membalikkannya di atas pundaknya.” 365 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 360: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ بْنِ مَسْعُودٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَ: صَلَّى لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الصُّبْحِ بِالْحُدَيْبِيَةِ فِي أَثَرِ سَمَاءٍ كَانَتْ مِنَ اللَّيْلِ، فَلَمَّا انْصَرَفَ أَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ: «هَلْ تَدْرُونَ مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ؟» قَالُوا: اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ: " قَالَ: أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِي مُؤْمِنٌ بِي وَكَافِرٌ، فَأَمَّا مَنْ قَالَ: مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِي كَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ، وَأَمَّا مَنْ قَالَ: مُطِرْنَا بِنَوْءِ كَذَا أَوْ نَوْءِ كَذَا فَذَلِكَ كَافِرٌ بِي مُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ
Musnad Syafi'i 360: Malik mengabarkan kepada kami, dari Shalih bin Kaisan dari Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah bin Mas'ud dari Zaid bin Khalid Al Juhani, ia berkata, "Rasulullah pernah melakukan shalat Shubuh secara berjamaah dengan kami pada saat perjanjian Hudaibiyah, saat itu langit masih dalam suasana malam, ketika selesai shalat beliau menghadap ke kalayak ramai dan bersabda, "Apakah kalian tahu apa yang yang difirmankan oleh tuhan kalian?" mereka menjawab, "Allah dan Rasulnya yang paling tahu." Ia berkata, beliau bersabda, "Akan ada dari hamba-hambaku seorang yang mukmin dan seorang yang kafir, adapun orang yang mukmin berkata, 'Kami diberi hujan karena karunia Allah dan rahmat-Nya semata.' Sedangkan orang yang kafir berkata, 'Kami telah diberi hujan karena bintang ini adalah orang yang kufur terhadap Allah dan beriman kepada bintang'.” 366 (musnad_syafii)