{"id":1763,"date":"2020-10-12T04:07:00","date_gmt":"2020-10-12T04:07:00","guid":{"rendered":"https:\/\/shulfialaydrus.com\/mns\/2020\/10\/12\/apa-itu-rabu-wekasan\/"},"modified":"2020-10-12T04:07:00","modified_gmt":"2020-10-12T04:07:00","slug":"apa-itu-rabu-wekasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/shulfialaydrus.com\/mns\/2020\/10\/12\/apa-itu-rabu-wekasan\/","title":{"rendered":"Apa itu Rabu Wekasan."},"content":{"rendered":"<div>PERTANYAAN.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Apa itu Rabu Wekasan dan bagaimana hukumnya?<\/div>\n<div><\/div>\n<div>JAWABAN.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Rabu Wekasan (Jawa: Rebo Wekasan) adalah tradisi ritual yang dilaksanakan pada hari Rabu terakhir bulan Shafar, guna memohon perlindungan kepada Allah Swt dari berbagai macam malapetaka yang akan terjadi pada hari tersebut. Tradisi ini sudah berlangsung secara turun-temurun di kalangan masyarakat Jawa, Sunda, Madura, dll.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Bentuk ritual Rebo Wekasan meliputi empat hal; (1) shalat tolak bala\u2019; (2) berdoa dengan doa-doa khusus; (3) minum air jimat; dan (4) selamatan, sedekah, silaturrahin, dan berbuat baik kepada sesama.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Asal-usul tradisi ini bermula dari anjuran Syeikh Ahmad bin Umar Ad-Dairobi (w.1151 H) dalam kitab \u201cFathul Malik Al-Majid Al-Mu-Allaf Li Naf\u2019il \u2018Abid Wa Qam\u2019i Kulli Jabbar \u2018Anid (biasa disebut: Mujarrobat ad-Dairobi). Anjuran serupa juga terdapat pada kitab: \u201dAl-Jawahir Al-Khams\u201d karya Syeikh Muhammad bin Khathiruddin Al-\u2018Atthar (w. th 970 H), Hasyiyah As-Sittin, dan sebagainya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Dalam kitab-kitab tersebut disebutkan bahwa salah seorang Waliyullah yang telah mencapai maqam kasyaf (kedudukan tinggi dan sulit dimengerti orang lain) mengatakan bahwa dalam setiap tahun pada Rabu terakhir Bulan Shafar, Allah Swt menurunkan 320.000 (tiga ratus dua puluh ribu) macam bala\u2019 dalam satu malam. Oleh karena itu, beliau menyarankan Umat Islam untuk shalat dan berdoa memohon agar dihindarkan dari bala\u2019 tsb. Tata-caranya adalah shalat 4 Rakaat. Setiap rakaat membaca surat al Fatihah dan Surat Al-Kautsar 17 kali, Al-Ikhlas 5 kali, Al-Falaq dan An-Nas 1 kali. Kemudian setelah salam membaca doa khusus yang dibaca sebanyak 3 kali. Waktunya dilakukan pada pagi hari (waktu Dhuha).<\/div>\n<div><\/div>\n<div>PANDANGAN ISLAM.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Untuk menyikapi masalah ini, kita perlu meninjau dari berbagai sudut pandang.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Pertama, rekomendasi sebagian ulama sufi (waliyullah) tersebut didasari pada ilham. Ilham adalah bisikan hati yang datangnya dari Allah (semacam \u201cinspirasi\u201d bagi masyarakat umum). Menurut mayoritas ulama Ushul Fiqh, ilham tidak dapat menjadi dasar hukum. Ilham tidak bisa melahirkan hukum wajib, sunnah, makruh, mubah, atau haram.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Kedua, ilham yang diterima para ulama tersebut tidak dalam rangka menghukumi melainkan hanya informasi dari \u201calam ghaib\u201d. Jadi, anjuran beliau-beliau tidak mengikat karena tidak berkaitan dengan hukum Syariat.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Ketiga, ilham yang diterima seorang wali tidak boleh diamalkan oleh orang lain (apalagi orang awam) sebelum dicocokkan dengan al-Qur\u2019an dan Hadits. Jika sesuai dengan al-Qur\u2019an dan Hadits, maka ilham tersebut dapat dipastikan kebenarannya. Jika bertentangan, maka ilham tersebut harus ditinggalkan.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Memang ada hadits dla\u2019if yang menerangkan tentang Rabu terakhir di Bulan Shafar, yaitu:<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u0639\u064e\u0646\u0650 \u0627\u0628\u0652\u0646\u0650 \u0639\u064e\u0628\u0651\u064e\u0627\u0633\u064d \u0631\u064e\u0636\u0650\u064a\u064e \u0627\u0644\u0644\u0647\u064f \u0639\u064e\u0646\u0652\u0647\u064f\u0645\u064e\u0627 \u0639\u064e\u0646\u0650 \u0627\u0644\u0646\u0651\u064e\u0628\u0650\u064a\u0650\u0651 \u0635\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0639\u0644\u064a\u0647 \u0648\u0633\u0644\u0645 \u0642\u064e\u0627\u0644\u064e: \u0622\u062e\u0650\u0631\u064f \u0623\u064e\u0631\u0652\u0628\u0650\u0639\u064e\u0627\u0621\u064e \u0641\u0650\u064a \u0627\u0644\u0634\u0651\u064e\u0647\u0652\u0631\u0650 \u064a\u064e\u0648\u0652\u0645\u064f \u0646\u064e\u062d\u0652\u0633\u064d \u0645\u064f\u0633\u0652\u062a\u064e\u0645\u0650\u0631\u064d\u0651. \u0631\u0648\u0627\u0647 \u0648\u0643\u064a\u0639 \u0641\u064a \u0627\u0644\u063a\u0631\u0631\u060c \u0648\u0627\u0628\u0646 \u0645\u0631\u062f\u0648\u064a\u0647 \u0641\u064a \u0627\u0644\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631\u060c \u0648\u0627\u0644\u062e\u0637\u064a\u0628 \u0627\u0644\u0628\u063a\u062f\u0627\u062f\u064a..<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u201cDari Ibn Abbas ra, Nabi Saw bersabda: \u201cRabu terakhir dalam sebulan adalah hari terjadinya naas yang terus-menerus.\u201d HR. Waki\u2019 dalam al-Ghurar, Ibn Mardawaih dalam at-Tafsir, dan al-Khathib al-Baghdadi. (dikutip dari Al-Hafidz Jalaluddin al-Suyuthi, al-Jami\u2019 al-Shaghir, juz 1, hal. 4, dan al-Hafizh Ahmad bin al-Shiddiq al-Ghumari, al-Mudawi li-\u2018Ilal al-Jami\u2019 al-Shaghir wa Syarhai al-Munawi, juz 1, hal. 23).<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Selain dla\u2019if, hadits ini juga tidak berkaitan dengan hukum (wajib, halal, haram, dll), melainkan hanya bersifat peringatan (at-targhib wat-tarhib).<\/div>\n<div><\/div>\n<div>HUKUM MEYAKINI.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Hukum meyakini datangnya malapetaka di akhir Bulan Shafar, sudah dijelaskan oleh hadits shahih riwayat Imam Bukhari dan Muslim:<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u0639\u064e\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0628\u0650\u064a\u0652 \u0647\u064f\u0631\u064e\u064a\u0652\u0631\u064e\u0629\u064e \u0631\u0636\u064a \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0639\u0646\u0647 \u0642\u064e\u0627\u0644\u064e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u0631\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u064e \u0627\u0644\u0644\u0647\u0650 \u0635\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0639\u0644\u064a\u0647 \u0648\u0633\u0644\u0645: \u0642\u064e\u0627\u0644\u064e \u0644\u064e\u0627 \u0639\u064e\u062f\u0652\u0648\u064e\u0649 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u0635\u064e\u0641\u064e\u0631\u064e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u0647\u064e\u0627\u0645\u064e\u0629\u064e. \u0631\u0648\u0627\u0647 \u0627\u0644\u0628\u062e\u0627\u0631\u064a \u0648\u0645\u0633\u0644\u0645.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u201cDari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw bersabda: \u201cTidak ada penyakit menular. Tidak ada kepercayaan datangnya malapetaka di bulan Shafar. Tidak ada kepercayaan bahwa orang mati itu rohnya menjadi burung yang terbang.\u201d (HR. al-Bukhari dan Muslim).<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Menurut al-Hafizh Ibn Rajab al-Hanbali, hadits ini merupakan respon Nabi Saw terhadap tradisi yang brekembang di masa Jahiliyah. Ibnu Rajab menulis: \u201cMaksud hadits di atas, orang-orang Jahiliyah meyakini datangnya sial pada bulan Shafar. Maka Nabi SAW membatalkan hal tersebut. Pendapat ini disampaikan oleh Abu Dawud dari Muhammad bin Rasyid al-Makhuli dari orang yang mendengarnya. Barangkali pendapat ini yang paling benar. Banyak orang awam yang meyakini datangnya sial pada bulan Shafar, dan terkadang melarang bepergian pada bulan itu. Meyakini datangnya sial pada bulan Shafar termasuk jenis thiyarah (meyakini pertanda buruk) yang dilarang.\u201d (Lathaif al-Ma\u2019arif, hal. 148).<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Hadis ini secara implisit juga menegaskan bahwa Bulan Shafar sama seperti bulan-bulan lainnya. Bulan tidak memiliki kehendak sendiri. Ia berjalan sesuai dengan kehendak Allah Swt.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Muktamar NU ke-3 juga pernah menjawab tentang hukum berkeyakinan terhadap hari naas, misalnya hari ketiga atau hari keempat pada tiap-tiap bulan. Para Muktamirin mengutip pendapat Ibnu Hajar al-Haitami dalam Al-Fatawa al-Haditsiyah sbb: \u201cBarangsiapa bertanya tentang hari sial dan sebagainya untuk diikuti, bukan untuk ditinggalkan dan memilih apa yang harus dikerjakan serta mengetahui keburukannya, semua itu merupakan perilaku orang Yahudi dan bukan petunjuk orang Islam yang bertawakal kepada Sang Maha Pencipta. Apa yang dikutip tentang hari-hari naas dari sahabat Ali kw. adalah batil dan dusta serta tidak ada dasarnya sama sekali, maka berhati-hatilah dari semua itu\u201d (Ahkamul Fuqaha\u2019, 2010: 54).<\/div>\n<div><\/div>\n<div>HUKUM SHALAT.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Shalat Rebo Wekasan (sebagaimana anjuran sebagian ulama di atas), jika niatnya adalah shalat Rebo Wekasan secara khusus, maka hukumnya tidak boleh, karena Syariat Islam tidak pernah mengenal shalat bernama \u201cRebo Wekasan\u201d. Tapi jika niatnya adalah shalat sunnah mutlaq atau shalat hajat, maka hukumnya boleh-boleh saja. Shalat sunnah mutlaq adalah shalat yang tidak dibatasi waktu, tidak dibatasi sebab, dan bilangannya tidak terbatas. Shalat hajat adalah shalat yang dilaksanakan saat kita memiliki keinginan (hajat) tertentu, termasuk hajat li daf\u2019il makhuf (menolak hal-hal yang dikhawatirkan).<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Syeikh Abdul Hamid Muhammad Ali Qudus (imam masjidil haram) dalam kitab Kanzun Najah Was Surur halaman 33 menulis: \u201cSyeikh Zainuddin murid Imam Ibnu Hajar Al-Makki berkata dalam kitab \u201cIrsyadul Ibad\u201d, demikian juga para ulama madzhab lain, mengatakan: Termasuk bid\u2019ah tercela yang pelakunya dianggap berdosa dan penguasa wajib melarang pelakunya, yaitu Shalat Ragha\u2019ib 12 rakaat yang dilaksanakan antara Maghrib dan Isya\u2019 pada malam Jum\u2019at pertama bulan Rajab\u2026\u2026.. Kami (Syeikh Abdul Hamid) berpendapat : Sama dengan shalat tersebut (termasuk bid\u2019ah tercela) yaitu Shalat Bulan Shafar. Seseorang yang akan shalat pada salah satu waktu tersebut, berniatlah melakukan shalat sunnat mutlaq secara sendiri-sendiri tanpa ada ketentuan bilangan, yakni tidak terkait dengan waktu, sebab, atau hitungan rakaat.\u201d<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Keputusan musyawarah NU Jawa Tengah tahun 1978 di Magelang juga menegaskan bahwa shalat khusus Rebo Wekasan hukumnya haram, kecuali jika diniati shalat sunnah muthlaqah atau niat shalat hajat. Kemudian Muktamar NU ke-25 di Surabaya (Tanggal 20-25 Desember 1971 M) juga melarang shalat yang tidak ada dasar hukumnya, kecuali diniati shalat mutlaq. (Referensi: Tuhfah al-Muhtaj Juz VII, Hal 317).<\/div>\n<div><\/div>\n<div>HUKUM BERDOA.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Berdoa untuk menolak-balak (malapetaka) pada hari Rabu Wekasan hukumnya boleh, tapi harus diniati berdoa memohon perlindungan dari malapetaka secara umum (tidak hanya malapetaka Rabu Wekasan saja). Al-Hafidz Zainuddin Ibn Rajab al-Hanbali menyatakan: \u201cMeneliti sebab-sebab bencana seperti melihat perbintangan dan semacamnya merupakan thiyarah yang terlarang. Karena orang-orang yang meneliti biasanya tidak menyibukkan diri dengan amal-amal baik sebagai penolak balak, melainkan justru memerintahkan agar tidak keluar rumah dan tidak bekerja. Padahal itu jelas tidak mencegah terjadinya keputusan dan ketentuan Allah. Ada lagi yang menyibukkan diri dengan perbuatan maksiat, padahal itu dapat mendorong terjadinya malapetaka. Syari\u2019at mengajarkan agar (kita) tidak perlu meneliti melainkan menyibukkan diri dengan amal-amal yang dapat menolak balak, seperti berdoa, berzikir, bersedekah, dan bertawakal kepada Allah Swt serta beriman pada qadla\u2019 dan qadar-Nya.\u201d (Ibn Rajab, Lathaif al-Ma\u2019arif, hal. 143).<\/div>\n<div><\/div>\n<div>HUKUM MENYEBARKAN.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Hadratus Syeikh KH. M. Hasyim Asy\u2019ari pernah menjawab pertanyaan tentang Rebo Wekasan dan beliau menyatakan bahwa semua itu tidak ada dasarnya dalam Islam (ghairu masyru\u2019). Umat Islam juga dilarang menyebarkan atau mengajak orang lain untuk mengerjakannya. Berikut naskah lengkap dari beliau:<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u0628\u0633\u0645 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0627\u0644\u0631\u062d\u0645\u0646 \u0627\u0644\u0631\u062d\u064a\u0645 \u0648\u0628\u0647 \u0646\u0633\u062a\u0639\u064a\u0646 \u0639\u0644\u0649 \u0623\u0645\u0648\u0631 \u0627\u0644\u062f\u0646\u064a\u0627 \u0648\u0627\u0644\u062f\u064a\u0646 \u0648\u0635\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0639\u0644\u0649 \u0633\u064a\u062f\u0646\u0627 \u0645\u062d\u0645\u062f \u0648\u0639\u0644\u0649 \u0622\u0644\u0647 \u0648\u0635\u062d\u0628\u0647 \u0648\u0633\u0644\u0645.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u0623\u0648\u0631\u0627 \u0648\u0646\u0627\u0639 \u0641\u064a\u062a\u0648\u0627 \u0623\u062c\u0627\u0621 \u2013 \u0623\u062c\u0627\u0621 \u0644\u0646 \u0639\u0644\u0627\u0643\u0648\u0646\u064a \u0635\u0644\u0627\u0629 \u0631\u0628\u0648 \u0648\u0643\u0627\u0633\u0627\u0646 \u0644\u0646 \u0635\u0644\u0627\u0629 \u0647\u062f\u064a\u0629 \u0643\u0627\u0639 \u0643\u0627\u0633\u0628\u0648\u062a \u0625\u0639 \u0633\u0624\u0627\u0644\u060c \u0643\u0631\u0646\u0627 \u0635\u0644\u0627\u0629 \u0644\u0648\u0631\u0648 \u0625\u064a\u0643\u0648 \u0645\u0627\u0647\u0648 \u062f\u0648\u062f\u0648 \u0635\u0644\u0627\u0629 \u0645\u0634\u0631\u0648\u0639\u0629 \u0641\u064a \u0627\u0644\u0634\u0631\u0639 \u0644\u0646 \u0623\u0648\u0631\u0627 \u0623\u0646\u0627 \u0623\u0635\u0644\u064a \u0641\u064a \u0627\u0644\u0634\u0631\u0639. \u0648\u0627\u0644\u062f\u0644\u064a\u0644 \u0639\u0644\u0649 \u0630\u0644\u0643 \u062e\u0644\u0648 \u0627\u0644\u0643\u062a\u0628 \u0627\u0644\u0645\u0639\u062a\u0645\u062f\u0629 \u0639\u0646 \u0630\u0643\u0631\u0647\u0627\u060c \u0643\u064a\u0627 \u0643\u062a\u0627\u0628 \u062a\u0642\u0631\u064a\u0628\u060c \u0627\u0644\u0645\u0646\u0647\u0627\u062c \u0627\u0644\u0642\u0648\u064a\u0645\u060c \u0641\u062a\u062d \u0627\u0644\u0645\u0639\u064a\u0646\u060c \u0627\u0644\u062a\u062d\u0631\u064a\u0631 \u0644\u0646 \u0633\u0623 \u0641\u0646\u062f\u0648\u0643\u0648\u0631 \u0643\u064a\u0627 \u0643\u062a\u0627\u0628 \u0627\u0644\u0646\u0647\u0627\u064a\u0629\u060c \u0627\u0644\u0645\u0647\u0630\u0628 \u0644\u0646 \u0625\u062d\u064a\u0627\u0621 \u0639\u0644\u0648\u0645 \u0627\u0644\u062f\u064a\u0646. \u0643\u0627\u0628\u064a\u0647 \u0645\u0627\u0647\u0648 \u0623\u0648\u0631\u0627 \u0623\u0646\u0627 \u0643\u0639 \u0646\u0648\u062a\u0648\u0631 \u0635\u0644\u0627\u0629 \u0643\u0639 \u0643\u0627\u0633\u0628\u0648\u062a.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u0648\u0645\u0646 \u0627\u0644\u0645\u0639\u0644\u0648\u0645 \u0623\u0646\u0647 \u0644\u0648 \u0643\u0627\u0646 \u0644\u0647\u0627 \u0623\u0635\u0644 \u0644\u0628\u0627\u062f\u0631\u0648\u0627 \u0625\u0644\u0649 \u0630\u0643\u0631\u0647\u0627 \u0648\u0630\u0643\u0631 \u0641\u0636\u0644\u0647\u0627\u060c \u0648\u0627\u0644\u0639\u0627\u062f\u0629 \u062a\u062d\u064a\u0644 \u0623\u0646 \u064a\u0643\u0648\u0646 \u0645\u062b\u0644 \u0647\u0630\u0647 \u0627\u0644\u0633\u0646\u0629 \u0648\u062a\u063a\u064a\u0628 \u0639\u0646 \u0647\u0624\u0644\u0627\u0621 \u0648\u0647\u0645 \u0623\u0639\u0644\u0645 \u0627\u0644\u062f\u064a\u0646 \u0648\u0642\u062f\u0648\u0629 \u0627\u0644\u0645\u0624\u0645\u0646\u064a\u0646. \u0644\u0646 \u0623\u0648\u0631\u0627 \u0648\u0646\u0627\u0639 \u0623\u0648\u064a\u0647 \u0641\u064a\u062a\u0648\u0627 \u0623\u062a\u0648\u0627 \u0639\u0627\u0641\u064a\u0643 \u062d\u0643\u0648\u0645 \u0633\u0627\u0643\u0627 \u0643\u062a\u0627\u0628 \u0645\u062c\u0631\u0628\u0627\u062a \u0644\u0646 \u0643\u062a\u0627\u0628 \u0646\u0632\u0647\u0629 \u0627\u0644\u0645\u062c\u0627\u0644\u0633. \u0643\u062a\u0631\u0627\u0639\u0627\u0646 \u0633\u0643\u0639 \u0643\u062a\u0627\u0628 \u062d\u0648\u0627\u0634\u0649 \u0627\u0644\u0623\u0634\u0628\u0627\u0647 \u0648\u0627\u0644\u0646\u0638\u0627\u0626\u0631 \u0644\u0644\u0625\u0645\u0627\u0645 \u0627\u0644\u062d\u0645\u062f\u064a \u0642\u0627\u0644: \u0648\u0644\u0627 \u064a\u062c\u0648\u0632 \u0627\u0644\u0625\u0641\u062a\u0627\u0621 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0643\u062a\u0628 \u0627\u0644\u063a\u064a\u0631 \u0627\u0644\u0645\u0639\u062a\u0628\u0631\u0629\u060c \u0644\u0646 \u0643\u062a\u0631\u0627\u0639\u0627\u0646 \u0633\u0643\u0639 \u0643\u062a\u0627\u0628 \u062a\u0630\u0643\u0631\u0629 \u0627\u0644\u0645\u0648\u0636\u0648\u0639\u0627\u062a \u0644\u0644\u0645\u0644\u0627 \u0639\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0642\u0627\u0631\u064a: \u0644\u0627 \u064a\u062c\u0648\u0632 \u0646\u0642\u0644 \u0627\u0644\u0623\u062d\u0627\u062f\u064a\u062b \u0627\u0644\u0646\u0628\u0648\u064a\u0629 \u0648\u0627\u0644\u0645\u0633\u0627\u0626\u0644 \u0627\u0644\u0641\u0642\u0647\u064a\u0629 \u0648\u0627\u0644\u062a\u0641\u0627\u0633\u064a\u0631 \u0627\u0644\u0642\u0631\u0622\u0646\u064a\u0629 \u0625\u0644\u0627 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0643\u062a\u0628 \u0627\u0644\u0645\u062f\u0627\u0648\u0644\u0629 (\u0627\u0644\u0645\u0634\u0647\u0648\u0631\u0629) \u0644\u0639\u062f\u0645 \u0627\u0644\u0625\u0639\u062a\u0645\u0627\u062f \u0639\u0644\u0649 \u063a\u064a\u0631\u0647\u0627 \u0645\u0646 \u0648\u062f\u0639 \u0627\u0644\u0632\u0646\u0627\u062f\u0642\u0629 \u0648\u0627\u0644\u062d\u0627\u062f \u0627\u0644\u0645\u0644\u0627\u062d\u062f\u0629 \u0628\u062e\u0644\u0627\u0641 \u0627\u0644\u0643\u062a\u0628 \u0627\u0644\u0645\u062d\u0641\u0648\u0638\u0629 \u0627\u0646\u062a\u0647\u0649. \u0644\u0646 \u0643\u062a\u0631\u0627\u0639\u0627\u0646 \u0633\u0643\u0639 \u0643\u062a\u0627\u0628 \u062a\u0646\u0642\u064a\u062d \u0627\u0644\u0641\u062a\u0648\u0649 \u0627\u0644\u062d\u0645\u064a\u062f\u064a\u0629: \u0648\u0644\u0627 \u064a\u062d\u0644 \u0627\u0644\u0625\u0641\u062a\u0627\u0621 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0643\u062a\u0628 \u0627\u0644\u063a\u0631\u064a\u0628\u0629. \u0648\u0642\u062f \u0639\u0631\u0641\u062a \u0623\u0646 \u0646\u0642\u0644 \u0627\u0644\u0645\u062c\u0631\u0628\u0627\u062a \u0627\u0644\u062f\u064a\u0631\u0628\u064a\u0629 \u0648\u062d\u0627\u0634\u064a\u0629 \u0627\u0644\u0633\u062a\u064a\u0646 \u0644\u0627\u0633\u062a\u062d\u0628\u0627\u0628 \u0647\u0630\u0647 \u0627\u0644\u0635\u0644\u0627\u0629 \u0627\u0644\u0645\u0630\u0643\u0648\u0631\u0629 \u064a\u062e\u0627\u0644\u0641 \u0643\u062a\u0628 \u0627\u0644\u0641\u0631\u0648\u0639 \u0627\u0644\u0641\u0642\u0647\u064a\u0629 \u0641\u0644\u0627 \u064a\u0635\u062d \u0648\u0644\u0627 \u064a\u062c\u0648\u0632 \u0627\u0644\u0625\u0641\u062a\u0627\u0621 \u0628\u0647\u0627. \u0644\u0646 \u0645\u0627\u0644\u064a\u0647 \u062d\u062f\u064a\u062b \u0643\u0639 \u0643\u0627\u0633\u0628\u0627\u062a \u0648\u0648\u0646\u062a\u0646 \u0643\u062a\u0627\u0628 \u062d\u0627\u0634\u064a\u0629 \u0627\u0644\u0633\u062a\u064a\u0646 \u0641\u0648\u0646\u064a\u0643\u0627 \u062d\u062f\u064a\u062b \u0645\u0648\u0636\u0648\u0639. \u0643\u062a\u0631\u0627\u0639\u0627\u0646 \u0633\u0643\u0639 \u0643\u062a\u0627\u0628 \u0627\u0644\u0642\u0633\u0637\u0644\u0627\u0646\u064a \u0639\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0628\u062e\u0627\u0631\u064a: \u0648\u064a\u0633\u0645\u0649 \u0627\u0644\u0645\u062e\u062a\u0644\u0641 \u0627\u0644\u0645\u0648\u0636\u0648\u0639 \u0648\u064a\u062d\u0631\u0645 \u0631\u0648\u0627\u064a\u062a\u0647 \u0645\u0639 \u0627\u0644\u0639\u0644\u0645 \u0628\u0647 \u0645\u0628\u064a\u0646\u0627 \u0648\u0627\u0644\u0639\u0645\u0644 \u0628\u0647 \u0645\u0637\u0644\u0642\u0627. \u0627\u0646\u062a\u0647\u0649\u2026. \u2026\u2026 \u0625\u0644\u0649 \u0623\u0646 \u0642\u0627\u0644: \u0648\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0633\u064e \u0644\u0650\u0623\u064e\u062d\u064e\u062f\u064d \u0623\u064e\u0646\u0652 \u064a\u064e\u0633\u0652\u062a\u064e\u062f\u0650\u0644\u0651\u064e \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627 \u0635\u064e\u062d\u0651\u064e \u0639\u064e\u0646\u0652 \u0631\u064e\u0633\u064f\u0648\u0652\u0644\u0650 \u0627\u0644\u0644\u0647\u0650 \u0635\u064e\u0644\u0651\u064e\u0649 \u0627\u0644\u0644\u0647\u064f \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0647\u0650 \u0648\u064e\u0633\u064e\u0644\u0651\u064e\u0645\u064e \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f \u0642\u064e\u0627\u0644\u064e: \u0627\u0644\u0635\u0651\u064e\u0644\u0627\u064e\u0629\u064f \u062e\u064e\u064a\u0652\u0631\u064f \u0645\u064e\u0648\u0652\u0636\u064f\u0648\u0652\u0639\u064d\u060c \u0641\u064e\u0645\u064e\u0646\u0652 \u0634\u064e\u0627\u0621\u064e \u0641\u064e\u0644\u0652\u064a\u064e\u0633\u0652\u062a\u064e\u0643\u0652\u062b\u0650\u0631\u0652 \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646\u0652 \u0634\u064e\u0627\u0621\u064e \u0641\u064e\u0644\u0652\u064a\u064e\u0633\u0652\u062a\u064e\u0642\u0652\u0644\u0650\u0644\u0652\u060c \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u0630\u064e\u0644\u0650\u0643\u064e \u0645\u064f\u062e\u0652\u062a\u064e\u0635\u0651\u064c \u0628\u0650\u0635\u064e\u0644\u0627\u064e\u0629\u064d \u0645\u064e\u0634\u0652\u0631\u064f\u0648\u0652\u0639\u064e\u0629\u064d. \u0633\u0643\u064a\u0631\u0627 \u0623\u0648\u0631\u0627 \u0628\u064a\u0635\u0627 \u062a\u062a\u0641 \u0643\u0633\u0646\u062a\u0627\u0646\u064a \u0635\u0644\u0627\u0629 \u0647\u062f\u064a\u0647 \u0643\u0644\u0648\u0627\u0646 \u062f\u0644\u064a\u0644 \u062d\u062f\u064a\u062b \u0645\u0648\u0636\u0648\u0639\u060c \u0645\u0643 \u0623\u0648\u0631\u0627 \u0628\u064a\u0635\u0627 \u062a\u062a\u0641 \u0643\u0633\u0646\u062a\u0627\u0646\u064a \u0635\u0644\u0627\u0629 \u0631\u0628\u0648 \u0648\u0643\u0627\u0633\u0627\u0646 \u0643\u0644\u0648\u0627\u0646 \u062f\u0627\u0648\u0648\u0647\u064a \u0633\u062a\u0639\u0627\u0647\u064a \u0639\u0644\u0645\u0627\u0621 \u0627\u0644\u0639\u0627\u0631\u0641\u064a\u0646\u060c \u0645\u0627\u0644\u0627\u0647 \u0628\u064a\u0635\u0627 \u062d\u0631\u0627\u0645\u060c \u0633\u0628\u0628 \u0625\u064a\u0643\u064a \u0628\u064a\u0635\u0627 \u062a\u0644\u0628\u0633 \u0628\u0639\u0628\u0627\u062f\u0629 \u0641\u0627\u0633\u062f\u0629. \u0648\u0627\u0644\u0644\u0647 \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 \u0623\u0639\u0644\u0645. (\u0647\u0630\u0627 \u062c\u0648\u0627\u0628 \u0627\u0644\u0641\u0642\u064a\u0631 \u0625\u0644\u064a\u0647 \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 \u0645\u062d\u0645\u062f \u0647\u0627\u0634\u0645 \u0623\u0634\u0639\u0631\u064a \u062c\u0648\u0645\u0628\u0627\u0639).<\/div>\n<div><\/div>\n<div>KESIMPULAN<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Tradisi Rebo Wekasan memang bukan bagian dari Syariat Islam, akan tetapi merupakan tradisi yang positif karena (1) menganjurkan shalat dan doa; (2) menganjurkan banyak bersedekah; (3) menghormati para wali yang mukasyafah (QS. Yunus : 62). Karena itu, hukum ibadahnya sangat bergantung pada tujuan dan teknis pelaksanaan. Jika niat dan pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan syariat, maka hukumnya boleh. Tapi bila terjadi penyimpangan (baik dalam keyakinan maupun caranya), maka hukumya haram.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Bagi yang meyakini silahkan mengerjakan tapi harus sesuai aturan syariat dan tidak perlu mengajak siapapun. Bagi yang tidak meyakini tidak perlu mencela atau mencaci-maki.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Mengenai indikasi adanya kesialan pada akhir bulan Shafar, seperti peristiwa angin topan yang memusnahkan Kaum \u2018Aad (QS. Al-Qamar: 18-20), maka itu hanya satu peristiwa saja dan tidak terjadi terus-menerus. Karena banyak peristiwa baik yang juga terjadi pada Rabu terakhir Bulan Shafar, seperti penemuan air Zamzam di Masjidil Haram, penemuan sumber air oleh Sunan Giri di Gresik, dll.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Kemudian, betapa banyak orang yang selamat (tidak tertimpa musibah) pada Hari Rabu terakhir bulan Shafar, meskipun mereka tidak shalat Rebo Wekasan. Sebaliknya, betapa banyak musibah yang justru terjadi pada hari Kamis, Jum\u2019at, Sabtu, dll (selain Rabu Wekasan) dan juga pada bulan-bulan selain Bulan Shafar. Hal ini menunjukkan bahwa terjadinya musibah atau malapetaka adalah urusan Allah, yang tentu saja berkorelasi dengan sebab-sebab yang dibuat oleh manusia itu sendiri.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Mengenai cuaca ekstrim yang terjadi di bulan ini (Shafar), maka itu adalah siklus tahunan. Itu adalah fenomena alam yang bersifat alamiah (Sunnatullah) dan terjadi setiap tahun selama satu bulanan (bukan hanya terjadi pada Hari Rabu Wekasan saja). Intinya, sebuah hari bernama \u201cRebo Wekasan\u201d tidak akan mampu membuat bencana apapun tanpa seizin Allah Swt.&nbsp;<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Wallahu a\u2019lam.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>(Referensi dari berbagai sumber)<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Website : http:\/\/www.shulfialaydrus.com\/ atau https:\/\/shulfialaydrus.wordpress.com\/&nbsp;&nbsp;<\/div>\n<div>Instagram : http:\/\/www.instagram.com\/shulfialaydrus\/&nbsp;&nbsp;<\/div>\n<div>Twitter : @shulfialaydrus dan @shulfi<\/div>\n<div>Telegram : https:\/\/telegram.me\/habibshulfialaydrus\/ <span style=\"white-space: pre;\">\t<\/span><\/div>\n<div>Telegram Majelis Nuurus Sa&#8217;aadah : https:\/\/telegram.me\/majlisnuurussaadah\/&nbsp; &nbsp;<\/div>\n<div>LINE : shulfialaydrus<span style=\"white-space: pre;\">\t<\/span><\/div>\n<div>Facebook : Habib Muhammad Shulfi bin Abunawar Al \u2018Aydrus atau http:\/\/www.facebook.com\/habibshulfialaydrus\/&nbsp;<\/div>\n<div>Group Facebook : Majelis Nuurus Sa\u2019aadah atau https:\/\/www.facebook.com\/groups\/160814570679672\/&nbsp;&nbsp;<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Donasi atau infak atau sedekah.&nbsp;<\/div>\n<div>Bank BRI Cab. JKT Joglo.&nbsp;<\/div>\n<div>Atas Nama : Muhamad Shulfi.<\/div>\n<div>No.Rek : 0396-01-011361-50-5.&nbsp;<\/div>\n<div><span style=\"white-space: pre;\">\t<\/span><\/div>\n<div>Penulis : Muhammad Shulfi bin Abunawar Al \u2018Aydrus, S.Kom.&nbsp;<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u0645\u062d\u0645\u062f \u0633\u0644\u0641\u0649 \u0628\u0646 \u0623\u0628\u0648 \u0646\u0648\u0627\u0631 \u0627\u0644\u0639\u064a\u062f\u0631\u0648\u0633<\/div>\n<div><\/div>\n<div><\/div>\n<div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PERTANYAAN. Apa itu Rabu Wekasan dan bagaimana hukumnya? JAWABAN. Rabu Wekasan (Jawa: Rebo Wekasan) adalah&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1763","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ilmu-dan-amalan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/shulfialaydrus.com\/mns\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1763","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/shulfialaydrus.com\/mns\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/shulfialaydrus.com\/mns\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/shulfialaydrus.com\/mns\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/shulfialaydrus.com\/mns\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1763"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/shulfialaydrus.com\/mns\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1763\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/shulfialaydrus.com\/mns\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1763"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/shulfialaydrus.com\/mns\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1763"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/shulfialaydrus.com\/mns\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1763"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}