ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ زَارَ
قَبْرِيْ وَجَبَتْ لَهُ شَفَاعَتِي
dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah Saw. bersabda: Barangsiapa berziarah ke
makamku, maka wajib baginya mendapat syafaatku. (HR. Ad Daruquthni No.2695 dan
Al Baihaqi dalam Syu’ab Al Iman No.3862)
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ جَاءَنِي زَائِرًا لاَ يُعْلَمُ لَهُ حَاجَةٌ إِلاَّ
زِيَارَتِي كَانَ حَقًّا عَلَيَّ أَنْ أَكُوْنَ لَهُ شَفِيْعًا يَوْمَ
الْقِيَامَةِ
dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah Saw. bersabda: Barangsiapa datang
kepadaku yang tidak ada kepentingan kecuali berziarah kepadaku, maka wajib
bagiku memberi syafaat kepadanya di hari kiamat. (HR. Ath Thabrani
dalam Al Mu’jam Al Ausath No.4546 dan Al Kabir No.12971)
ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَجَّ
فَزَارَ قَبْرِي فِي مَمَاتِي كَانَ كَمَنْ زَارَنِي فِي حَيَاتِي
dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah Saw bersabda: Barangsiapa melakukan
haji kemudian berziarah kepadaku setelah aku wafat, maka sama seperti ziarah
ketika aku hidup. (HR. Ath Thabrani dalam Al Mu’jam Al Kabir No.13315
dan Al Ausath No.3376)
bersabda:
عَدْلاً وَإِمَامًا مُقْسِطًا وَلَيَسْلُكَنَّ فَجًّا حَاجًّا أوْ مُعْتَمِرًا أوْ
بِنِيَّتِهِمَا وَلَيَأْتِيَنَّ قَبْرِيْ حَتَّى يُسَلِّمَ عَلَيَّ وَلأرُدَنَّ
عَلَيْه ” رَوَاهُ الحَاكِمُ وَصَحَّحَهُ الذَّهَبِيّ
penguasa dan Imam yang adil, dia akan menempuh perjalanan untuk pergi haji atau
umrah atau dengan niat keduanya dan sungguh, dia akan mendatangi makamku
sehingga berucap salam kepadaku dan aku pasti akan menjawabnya. (diriwayatkan oleh Al Hakim dalam Al Mustadrak dan dishahihkannya serta disetujui
oleh adz-Dzahabi).
واعلم أن زيارة قبر رسول الله صلى الله عليه وسلم من أهم القربات وأنجح المساعي ،
فإذا انصرف الحجاج والمعتمرون من مكة استحب لهم استحبابا متأكدا أن يتوجهوا إلى
المدينة لزيارته صلى الله عليه وسلم وينوي الزائر من الزيارة التقرب وشد الرحل
إليه والصلاة فيه ، وإذا توجه فليكثر من الصلاة والتسليم عليه صلى الله عليه وسلم
في طريقه ، فإذا وقع بصره على أشجار المدينة وحرمها وما يعرف بها زاد من الصلاة
والتسليم عليه صلى الله عليه وسلم وسأل الله تعالى أن ينفعه بهذه الزيارة وأن
يقبلها منه
Ketahuilah berziarah ke makam Rasulullah itu
termasuk ibadah terpenting dan perjalanan paling menguntungkan. Apabila pelaku
haji dan umroh selesai ibadahnya dari Makkah, maka sunnah muakkad (sangat
disunnahkan) baginya berangkat menuju Madinah untuk berziarah ke makam Nabi dan
berniat ibadah, mengkhususkan perjalan padanya dan membaca shalawat di sana.
Ketika sedang dalam perjalanan maka hendaknya memperbanyak baca sholawat.
Ketika mata sudah melihat pepohonan Madinah dan tanah haramnya, maka hendaknya
semakin memperbanyak baca sholawat pada Nabi agar ziarah ini bermanfaat baginya
dan diterima Allah.
dalam I‘anatut Tholibin mengatakan,
قال بعضهم: ولزائر قبر النبي صلى الله عليه وسلم عشر
كرامات. إحداهن يعطى أرفع المراتب. الثانية يبلغ أسنى المطالب. الثالثة قضاء
المآرب. الرابعة بذل المواهب. الخامسة الأمن من المعاطب. السادسة التطهير من
المعايب. السابعة تسهيل المصاعب. الثامنة كفاية النوائب. التاسعة حس العواقب.
العاشرة رحمة رب المشارق والمغارب
Sebagian ulama mengatakan bahwa orang yang menziarahi makam Rasulullah SAW
berhak menerima 10 kehormatan dari Allah SWT. Pertama, akan diberikan
derajat tertinggi di sisi Allah.Kedua,
akan disampaikan pada cita-cita tertinggi. Ketiga, akan dipenuhi
kebutuhannya. Keempat, akan diberikan
banyak anugerah-Nya. Kelima, akan diselamatkan dari
bencana. Keenam, akan dilindungi dari
aib. Ketujuh, akan dimudahkan dalam kesulitan. Kedelapan,
akan diringankan bebanmya dalam musibah. Kesembilan, dapat merasakan
apa yang akan terjadi. Kesepuluh, akan mendapat
limpahan rahmat Allah SWT.
Al ‘Aydrus
https://www.facebook.com/groups/160814570679672/
‘Aydrus, S.Kom.
Semoga Allah memberi kesempatan untuk bisa ziaroh ke makam Baginda Rosul..